banner 728x250

Tangkap Sannddy diduga bandar besar narkoba di Bosarmaligas

Simalungun,Radarsumut.com

Maraknya aktivitas peredaran narkoba di Kecamatan Bosarmaligas memunculkan kecurigaan serius dari warga. Mereka menilai aparat kepolisian tak menunjukkan keberanian maupun komitmen tegas untuk memberantas dua kejahatan yang terus merusak lingkungan sosial tersebut.Lokasi narkoba disebut sudah lama beroperasi terang-terangan di wilayah Nagori Boluk Kecamatan Bosar maligas, Kabupaten Simalungun. Namun hingga kini, tidak ada penindakan menyeluruh yang mampu menutup total aktivitas tersebut

Berdasarkan hasil informasi dari masyarakat, diduga bandar narkoba berinisial Sanndyy.S dan sudah lama menjalankan bisnis haramnya tanpa tersentuh hukum di nagori Boluk Kecamatan Bosarmaligas Kabupaten Simalungun

masyarakt juga mengatakan bahwa baru baru ini sanndyy tutup satu minggu karena tim dari derektorat narkoba polda sumut turun kesimalungun,dan mereka buka kembali sudah satu minggu ini .

Dalam hal ini masyarakat sangat berharap pihak Polsek Bosarmaligas danPolres Resort Simalungun agar serius melakukan tindakan yang nyata dalam pemberantasan peredaran narkoba dikampung mereka, yang dimana hal tersebut sudah sangat meresahkan bagi lingkungan tempat tinggal mereka, harapan masyarakat Polres Simalungun dapat menangkap bandar narkoba yang dikenal cukup licin dan kebal hukum tersebut.

saat dikonfirmasi kepada kapolsek bosar maligas
IPTU Soni Silalahi, S.H terkait mainnya kembali bandar narkoba Sanndyy.S dinagori boluk kecamatan bosar maligas menjual sabu seperti menjual kacang goreng kapolsek menjawab “Trimakasih informasinya pak, akan kita tindak tegas pak pelaku narkoba, tidak ada kompromi dengan pelaku pelaku narkoba khususnya di wilayah polsek Bosar Maligas, dinagori boluk dalam beberapa minggu lalu kita sudah lakukan penggrebekan tempat tempat yang dimungkinkan gubuk gubuk tempat pemakai narkoba kita sudah hancunkan dan bakar kerjasama dengan aparat pemerintah dan masyarakat setempat. pelaku narkoba akan terus kita perangi dan tindak tegas. Trimakasih pak🙏🙏🙏”