Medan,Radarsumut.com
Lemahnya pengawasan di lingkungan Lapas dan Rutan diduga menjadi celah bagi warga binaan untuk tetap mengoperasikan jaringan bisnis haram meski berada di balik jeruji besi.
Sorotan publik tertuju pada seorang narapidana berinisial Sudra pecatan TNI disinyalir masih aktif mengendalikan jaringan narkoba melalui akses komunikasi ilegal. Sudra sekarang lagi menjalani hukuman di Lapas kelas I medan.
Beberapa sumber mengatakan kepada radarsumut.com bahwa sudra mengendalikan Narkoba kebanyakan ke wilayah Siantar Simalungun,bahkan juga sudra pemasok estasi ke beberapa tempat hiburan malam dikota pematangsiantar, bahakan APH yang tidak mau disebutkan namanya juga mengatakan bahwa estasi yang beredar di salah satu tempat hiburan malam didaerah simpang 2 pematangsiantar adalah estasi dan vape getar milik napi sudra.
Begitu juga dengan perkataan beberapa APH di simalungun yang tidak mau disebutkan namanya bahwa barang sudra banyak beredar kabupaten simalungun dan sudah banyak juga anggotanya yang sudah ditangkap.
Salah seorang masyarakat FN mengatakan meminta Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto agar segera memindahkan napi Sudra dari lapas kelas I medan ke nusakambangan agar mengurangi peredaran narkoba di kota siantar dan kabupaten Simalungun.













