banner 728x250
Home  

Akong diduga bandar narkoba diseribu dolok kab Simalungun tidak tersentuh hukum

Seribudolok Simalungun,Radarsumut.com

Peredaran narkoba merambah ke berbagai wilayah tanpa batas, bukan hanya perkotaan namun sudah masuk ke pelosok pedesaan dan perkampungan dengan sasaran target tanpa pandang bulu termasuk anak-anak sudah terlibat narkoba

Dugaan lemahnya penindakan terhadap peredaran narkoba kembali mencuat di seribudolok kecamatan silimakuta . Seorang terduga bandar narkoba berinisial Akong disebut-sebut masih bebas beraktivitas di kawasan seribudolok sekitar dan hingga kini belum tersentuh proses hukum

Sejumlah warga mengaku kerap mendengar nama Akong disebut sebagai bandar narkoba di wilayah itu. Namun, hingga kini belum terlihat adanya tindakan tegas dari aparat penegak hukum terhadap yang bersangkutan.

Beberapa pihak bahkan menduga aparat setempat belum berani melakukan penangkapan terhadap Akong. Dugaan tersebut memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian baik polsek setempat.

Menurut informasi dari masyarakat Akong dibantu oleng anggotanya untuk menjual narkotika jenis sabu tersebut di wilayah seribudolok,adapun para anggotanya adalah Pando,feri,ijon,Rudi,dedy yang berjualan di Nanggaraja di cafe88,jalan dusun simpang bage dan di seputaran seribu dolok yang memegang Akong dan Rudi.

Salah seorang masyarakat juga mengatakan
Kalau tidak salah bang sabu-sabu itu milik seorang bernama Wardi warga seribudolok yang sekarang tinggal dikota Medan, sebutnya

Masyarakat berharap Kapolda Sumut segera turun tangan langsung, memerintahkan jajarannya melakukan penyelidikan mendalam, serta menindak pihak pengelola dan oknum-oknum yang terlibat di balik dugaan peredaran narkotika di seribudolok kecamatan silimakuta kabupaten simalungun

dicoba konfirmasi melalui pesan singkat WhatsApp kepada Kapolsek Pematang Silimahuta (sebelumnya bernama Polsek Saribudolok) AKP Rudiansen Sipayung, S.H. terkait maraknya narkoba di seribudolok dimana diduga bandarnya bergelar Akong ,Sampai berita ini dinaikkan kapolsek tidak menjawab konfirmasi wartawan.